The Power Of Dream

The Power of Dream

Oleh : Rifqi Fauzi

Imposible is nothing, itulah ‘teriakan’ salah satu motto terbaru dari salah satu perusahaan sepatu terbesar di dunia, selain motto-motto terbaru lainnya seperti don’t ever lose control dan lain-lain. Motto tersebut sudah tidak asing lagi bagi kita karena sebelumnya kita sering mendengar pepatah tidak ada yang tidak mungkin didunia ini kecuali memakan kepala sendiri. Hal yang paling menarik dari motto tersebut adalah terdapatnya kata imposible yang sering kita sepadankan kata tersebut dengan kata mimpi, sebab mimpi mengandung penuh misteri, ketidak jelasan dan ketidak pastian, sehingga kalau kita mendapatkan orang yang memimpikan sesuatu hal yang jauh dari kemungkinan disebut dengan mimpi di siang bolong. Tapi benarkah mimpi selalu identik dengan ketidak pastian, benarkah mimpi salah satu pembawa malapetaka bagi kehidupan dengan adanya istilah night mare, bagaimanakah kita mensikapi mimpi supaya menjadi hal yang berarti bagi kehidupan kita. (?)

Harun yahya dalam bukunya rahasia dibalik materi (2001), menerangkan bahwa sebenarnya alam mimpi dan alam sadar merupakan dua alam yang sama-sama tidak nyata, karena keduanya sama-sama hanya merupakan rekaman yang sudah diatur oleh Allah Swt. dalam otak manusia, selanjutnya Harun Yahya menganalogikan rekaman itu dengan sebuah computer yang memuat seluruh data kejadian yang akan terjadi baik di alam mimpi maupun dialam sadar, kemudian kemudian data-data tersebut diteransfer melalui kabel data yang terhubung dengan otak, selanjutnya otak mengirim data-data tersebut melalui jutaan sel saraf yang terhubung keseluruh panca indra kita, sehingga kita bisa melihat indahnya pemandangan pegunungan, menghirup harumnya bunga melati, merasakan manisnya madu, mendengar merdunya suara burung berkicau, dan merasakan dinginnya udara.

Keterangan tersebut bisa kita rasakan dalam keseharian kita dimana ketika kita mimpi seolah-olah apa yang kita alami adalah nyata, dan seolah kita berada di alam sadar maka tidak salah kalau Harun Yahya menyatakan bahwa ketika kita bangun dari tidur sebenarnya kita sedang mengalami mimpi yang kedua. Jika kita mengacu pada keterangan tersebut, maka benar kiranya bahwa mimpi tidak mempunyai peran apapun dalam kehidupan kita karena terdapat kesamaan antara yang kita alami di alam mimpi dan alam sadar, tetapi kalau kita mengacu pada keterangan lain contohnya Agama Islam memandang terdapat perbedaan antara alam mimpi dan alam sadar, karena semua perbuatan kita alami di alam mimpi tidak akan dihisab di akhirat nanti. Jadi tetap penulis memandang ada perbedaan antara alam mimpi dan alam sadar, alam mimpi hanyalah sebuah bunga tidur yang bisa menjadi harapan bagi sang pemimpi ketika memimpikan kesuksesan dalam hidupnya, terbukti banyak orang yang sukses berawal dari mimpi, sebut saja Perusahaan Honda, salah satu perusahaan mobil terbesar dari Negara Matahari yang mempunyai motto The Power Of Dream, berawal dari sebuah mimpi mereka bisa mewujudkan impian mereka dalam kehidupan nyata, sebut saja hasil karya terbarunya Robot Asimo dan penemuan terbaru lainnya. Sehingga mimpi dijadikan motto utama perusahaan tersebut. Kita jangan lagi memandang jelek terhadap orang yang mimpi disiang bolong sebenarnya dia telah merencanakan kesuksesan, apalagi agama Islam sendiri memerintahkan kita supaya mempunyai kemauan, sebagaimana firman Allah Swt.: Faidza azamta fatawakal alallah, kata azam, bisa diartikan dengan mempunyai kemauan, dan kemauan tidak lain berawal dari menghayal dan bermimpi.

Disisi lain sebagian orang menempatkan mimpi sebagai penyebab malapetaka bagi kehidupan seperti ketika orang memimpikan seseorang menikah maka orang yang dimimpikannya itu akan segera meninggal, mereka percaya dengan pentafsir-pentafsir mimpi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya -baik oleh Agama atau ilmu pengetahuan-, seperti Ibnu Sirin, pentafsir-pentafsir jawa dan lain sebagainya. Padahal Al-Qur`an sudah jelas-jelas menerangkan tidak akan ada orang yang bisa mengetahui tentang apa yang diperbuat hari esok, dimana tempat meninggal dan dikuburkan dan hal-hal ghaib lainnya kecuali Allah Swt.

Semua orang mendambakan mimpinya jadi kenyataan, tapi hanya sedikit orang yang mendapatkan mimpinya jadi kenyataan. Terdapat dua sikap manusia dalam menghadapi masalah mimpinya, pertama, mereka yang banyak memimpikan sesuatu tapi tidak ada usaha sama sekali untuk mewujudkan impiannya itu, merekalah yang tidak akan mendapatkan suatu apapun dari mimpinya kecuali waktu yang terbuang dengan banyak menghayal. kedua: orang yang memimpikan sesuatu dengan ada usaha keras untuk mewujudkan impiannya itu, merekalah yang bisa mewujudkan mimpinya jadi kenyataan. meminjam perkataan Anggun C. Sasmi, ” jika kita mempunyai impian maka segeralah bangun dari tempat tidur kemudian mandi, gosok gigi dan wujudkan impian kita dengan usaha kita”. Selamat bermimpi!

By Pwk. PP. Persis Mesir Posted in Kolom Tagged

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s