Apa Motifasi Anda

Apa Motifasi Anda;

Datang ke Negeri Legendaris ini ???1

Hamzah Amali2

a. Sejarah dan Peradaban

Sejarah membuktikan bahwa Mesir mempunyai Peradaban yang tinggi sejak 3200 SM dari Pharaonic3, Hellenistic4, Romawi hingga Islam. Sehingga Mesir digelari Ummu Dunya dan Ummu Hadhorat, karena masa lalunya yang telah mencapai puncak peradaban ketika bangsa lain masih dalam kondisi keterbelakangan.

Akan tetapi menurut beberapa pengamat, Mesir dan Timur-Tengah secara umum mempunyai masa depan yang tak begitu cerah, karena mesir telah mencapai puncak kejayaan. Selain itu mesir “hitam dan putihnya” telah tercatat dalam sejarah, dan masa lalu adalah hal yang tidak akan pernah bisa dirubah.

b. Ekonomi

Dari segi ekonomi, saat ini stabilitas ekonomi Mesirpun hampir sama dengan Indonesia, mengalami kemerosotan. Hingga saat ini nilai tukar mata uang Mesir terhadap dolar masih cukup tinggi, sembako dan harga-harga barang relative naik dari tahun-tahun sebelumnya.

c. Pendidikan

Al Azhar, yang ada di mesir saat ini adalah salah satu Universitas tertua di dunia. Sistem kerja yang digunakan masih terkesan manual, hal ini dapat kita jumpai di bagian Tata Usaha Kemahasiswaan salah satu contohnya, kecanggihan tekhnology masih belum menyentuh beberapa lembaga yang ada. Beda halnya ketika kita melihat Universitas lain, Indonesia, Eropa, dan berbagai universitas lain, kecanggihan teknologi mewarnai sistem kerja Universitas, laboratorium yang lebih lengkap, sarana dan prasarana yang menunjang proses kegiatan belajar, dan masih banyak lagi yang lebih menarik dari kondisi Mesir.

Bangunan yang adapun kurang begitu menggairahkan, hal ini terlihat dengan pemandangan buram gedung-gedung di sepanjang jalan yang tidak meyakinkan; tatanan infrastruktur yang perlu ditata kembali.

Namun salah satu keistimewaan pendidikan di Mesir adalah relatif lebih muruh dari pada di Indonesia; bahkan Al Azhar menyediakan beasiswa bagi Mahasiswa Asing. Hal ini sangat luar biasa, karena Universitas yang sebesar ini mampu memberikan beasiswa kepada ribuan Mahasiswanya.

d. Sosial & Politik

Salah satu kekuatan Mesir adalah kondisi sosial kemasyarakatan, interaksi sosial lumayan mendukung keberadaan pelajar asing di negeri ini. Masyarakat mesir begitu respect terhadap pelajar asing yang sedang mengenyam pendidikan agama di negeri mereka ini. Loyalitas mereka akan perjuangan Islam cukup tinggi, berbagai bantuan diberikan kepada mahasiswa asing yang tengah belajar di sini.

Dari segi politik, Mesir memiliki kultur berbeda dengan Indonesia saat ini, sistem pemerintahan yang berkembang lebih ke arah diktator, seperti zaman Bapak Sepuh H. Muhammad Soeharto; Sehingga kekuatan politik oposisi pemerintah dan sistem demokrasi sulit berkembang, mahasiswa sulit untuk mengawasi jalannya politik dan pemerintahan.

Kondisi politik seperti ini sejatinya tidak berpengaruh dengan status kita sebagai pelajar asing. Kita diberikan kebebasan untuk menyerap ilmu sedapatnya, dengan catatan tidak turut serta dalam hal politik Mesir.

e. Ilmu dan Pengetahuan

Sebagai salah satu negeri yang mempunyai latar belakang sejarah dan peradaban yang tinggi, tentunya banyak yang masih tersisa dari masa kejayaan yang pernah dicapai. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya peninggalan sejarah yang masih tertata dan tersimpan hingga saat ini.

Selain itu sejarah telah mencatat munculnya berbagai tokoh intelektual, pergerakan dan berbagai tokoh dari negeri Mesir, patut untuk di ikuti jejak mereka untuk melanjutkan langkah perjuangan.

Kultur intelektual yang berkembang cukup positif, budaya kritis tertanam, sehingga proses tranformasi ilmu dan intelektual mudah dan berkesinambungan.

Referensi berbagai buku-buku mudah di dapat dengan harga yang relatif lebih murah diberbagai tempat dan sudut kota. Kultur Intelektual masyarakat mesir juga sangat mendukung.

f. Medan yang akan ditempuh

Di samping itu, perlu dipertimbangkan kultur yang berkembang pada masyarakat Mesir berbeda dengan kondisi masyarakat Indonesia. Sedikit keras dan memerlukan kesabaran. Hal ini dapat dimaklumi karena kondisi sosial mereka yang banyak terpengaruh dengan sistem wajib militer bagi pemudanya, sehingga dapat kita saksikan di setiap sudut tempat terdapat militer yang selalu siaga, lengkap dengan senjata mengacung ke depan, lambat waktu hal ini memberikan pengaruh pada kehidupan masyarakat.

Selain kultur yang berbeda, Mesir mempunyai musism yang berbeda dengan Indonesia, di Mesir mempunyai empat musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin.

Dua musim yang ada, bagi yang berasal dari asia tidak terlalu memerlukan perjuangan untuk menghadapinya, akan tetapi dua musim yang lain memerlukan perjuangan untuk menjalaninya, yaitu musim dingin dan panas, karena kedua musim ini tidak didapati di Indonesia.

Musim dingin bertepatan dengan bulan oktober sampai bulan januari, sedangkan musim panas bertepatan dengan bulan juni sampai september. Musim dingin mesir bertepatan dengan waktu aktif kuliah, jadi perlu penyesuian antara musim dingin dengan kuliah.

Musim dingin adalah waktu yang begitu indah dan nyaman untuk dilalui, jika ingin terbenam dalam lautan mimpi sangat memungkinkan, siang bagaikan malam, dunia terasa malam sepanjang hari, dan malam hari relatif lebih panjang dari malam musim panas, sehingga waktu untuk istirahat lebih panjang.

Ketika siang hari berat untuk melangkahkan kaki untuk beraktifitas di luar rumah, hangatnya pemanas ruangan membuat hati selalu rindu dengan selimut dan kasur.

Dengan kondisi demikian, maka selaku mahasiswa yang mempunyai tanggung jawab study perlu perjuangan untuk segera menyelesaikan jenjang study. Perlu sebuah idialisme.

g. Negeri kita

Kita berasal dari asia yang konon menurut beberapa pengamat, Asia mempunyai masa depan yang cerah, karena belum ada cacat sejarah, dan belum mencapai puncak kejayaan.

Pendidikan di Indonesia dan beberapa Negara Asiapun lumayan berkualitas disamping bangunan struktur dan Infrastruktur yang mendukung.

Sedangkan masyarakat dan cuaca Indonesia juga relatif mendukung pendidikan yang ada, hanya saja buku-buku yang dijadikan sebagai rujukan tidak selengkap yang ada di mesir.

Indonesia juga mempunyai rancang bangun Islam yang berkesinambungan dengan peradaban Islam yang telah dibangun oleh ummat Islam terdahulu, ada benang merah yang menyatukan peradaban Islam, Sendi-sendi khusus Islam tetap melekat pada bangunan Islam.

h. Kita di sini

Saat ini anda berada di sini negeri tilasan para nabi dan tokoh dunia, ada lembaran sejarah gemilang yang tertulis dengan tintan emas perjuangan para pendahulu negeri.

Apa yang mendorong anda datang ke negeri legendaris ini? Apa gerangan yang menyatukan mahasiswa Indonesia di Negeri ini? Setelah anda telah mengetahui bagaimana kondisi mesir secara umum. Ada medan juang yang cukup menantang, perlu cucuran keringat perjuangan, padahal masih ada tempat yang lebih indah daripada mesir negeri legendaris ini. Silahkan direnungkan bersama. Apakah nantinya anda dapat memenuhi apa yang menjadi tergetan anda. Kekuatan idialisme anda dibutuhkan. Robbuna Yustur.

Kamar kuning Hay Tsamin,

Musim gugur 8 Oktober 2004.


1 Tulisan ringan ini sebagai bahan diskusi pada acara Orientasi Mahasiswa Baru Pwk. PERSIS Mesir, pada tanggal 10 Oktober 2004 di Aula Masjid As Salam.

2 Pemateri adalah Badan Pertimbangan dan Strategis Organisasi PWI PII Mesir. Diamanahi sebagai Sekretaris Jenderal Pimpinan MPA PPMI Periode 2004-2005. saat ini sedang nyantri di Universitas Al Azhar Fakultas Ushuluddin Jurusan Hadist Tk III.

3 Firaun, lihat Kamus Babylon

4 Yunani, Ibid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s